Bagi umat muslim, malam 21 Ramadhan adalah malam penyambutan malam seribu bulan, Lailatul Qadar.

Malam Lailatul Qadar sendiri berarti malam seribu bulan, di mana orang yang beribadah pada malam itu akan mendapatkan pahala dengan kelipatan seribu bulan.

Sabda Rosullulah SAW “Carilah di sepuluh hari terakhir, jika tidak mampu maka jangan sampai terluput tujuh hari sisanya,” (HR. Bukhari).

Sedangkan menurut masyarakat jawa malam selikuran memiliki nilai/arti yang spesial. Tradisi malam selikuran (21 Ramadhan) adalah tradisi budaya sekaligus religius (agama) yang syarat dengan makna. Pada umunya masyarakat jawa memperingati malam selikuran dengan berbagai ragam tradisi, seperti halnya yang dilakukan oleh jamaah Musholla Nurul Yaqin, mereka melaksanakan dengan mengadakan acara kenduri.

Di dalam tradisi kenduri ini terdapat beberapa nilai positif yang bisa kita ambil hikmahnya diantaranya :
a. Silaturahmi dan Kebersamaan
b. Bersedekah
c. Berbagi rasa
d. Doa bersama dengan cara islami